Hormesis dan Homeostasis Tubuh Manusia

STRESS RESISTENSI DAN HORMESIS PADA KETOFASTOSIS LYFE STYLE ( KFLS )

Stress adalah tekanan atau tantangan yaitu suatu tekanan yang menimpa tubuh baik berupa psikis maupun fisik. Contoh stress adalah Puasa, Olahraga, Aktifitas Fisik, kurang tidur, Tidak makan Gula / Karbohidrat , Adanya Infeksi, Luka, Trauma dan lain lain
Hormesis adalah upaya tubuh untuk meningkatkan / memperkuat kapasitasnya untuk mendapatkan homesotasis ( Keseimbangan) ketika tubuh mendapatkan stress. Contoh tadinya tubuh hanya mampu mengangkat beban 5 kg. Karena suatu hal misal tuntutan dari pekerjaan yang mengharuskan mengangkat beban 10 kg atau lebih maka tubuh akan melakukan adaptasi sehingga akan terasa ringan ketika mengangkat beban 10 kg atau lebih. Upaya tubuh untuk beradaptasi terhadap kemampuan mengangkat beban inilah yang disebut Hormesis
Stress Resisten ( SR ) adalah sejauh mana tubuh dapat menahan stress atau tekanan atau tantangan, Stress ini bisa datang baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh itu sendiri. Semakin tinggi Stress Resisten semakin baik kualitas tubuh untuk menahan stress yang ada. Begitu sebaliknya, semakin rendah Stress Resistens semakin rendah kualitas tubuh menahan tekanan.
Kita dapat meningkatkan SR tubuh. Caranya dengan memberikan stress pada tubuh ini. Kemudian memberikan kesempatan tubuh untuk melakukan recovery sehingga setelah terjadi recovery, tubuh mampu menahan stress ketika tubuh mendapatkan stress yang sama. Kemudian jika kita ingin meningkatkan SR lagi maka kita bisa memberikan beban stress dengan level lebih tinggi dari yang sebelumnya. Maka tubuh akan menjawab stress itu sehingga SR akan meningkat lagi.
Contoh upaya meningkatkan SR adalah yang terjadi pada alit Binaraga. Awalnya Tubuh diberikan stress berupa beban 3 kg. Alit tersebut melakukan olahraga beban 3 kg dengan repetisi terprogram. Saat itulah sel otot mengalami kerusakan atau robekan akibat stress tersebut. Selanjutnya tubuh akan melakukan recovery dengan cara menggantikan sel otot yang rusak tersebut dengan mensintesis sel otot yang baru, yang lebih besar dan yang mampu menahan stress beban 3 kg tersebut. Maka beban 3 kg itu akan terasa ringan ke depannya. Setelah beban 3 kg terasa ringan kemudian sang atlit meningkatkan beban stressnya. Kali ini yang 5 kg. Maka tubuh akan melakukan upaya seperti di atas sehingga sang atlit akan merasa ringan ketika mengangkat beban 5 kg. Demikian seterusnya sehingga sang atlit bisa menahan beban hingga lebih dari 100 kg. Maka terlihat ototnya tampak hipertropi atau membesar.
Lalu apa yang terjadi pada KFLS? Gaya hidup dengan KFLS adalah gaya hidup yang melatih tubuh untuk meningkatkan / memperkuat stress resistensi pada tantangan metabolisme. Hal ini mencontoh gaya hidup Nenek moyang jaman dahulu atau ancestral Lyfe Style.
Dapat dibayangkan pada Jaman dahulu belum ada kulkas sebagai tempat penyimpanan makanan, Belum ada orang menanam padi, jagung, singkong, terigu dll. Belum ada go food, belum ada warung makan belum ada pasar. Ketika Leluhur kita ingin makan maka mereka harus berburu binatang/ ikan untuk dijadikan sumber nutrisi mereka. Mereka berburu dahulu baru siang harinya makan hasil buruannya. Berarti nyaris tidak ada sarapan di jaman dahulu. Alias mereka berpuasa dahulu sejak malam harinya sampai siang hari setelah mendapatkan makanannya.
Selain itu sumber makanan yang tersedia selalu ada di alam manapun adalah binatang. Sedangkan tumbuhan hanya ada di daerah tropis. Di daerah kutub tidak ada karbohidrat yang bisa di makan. Namun mereka tetap survive sampai sekarang. Maka sebenarnya manusia bisa survive bisa hidup dimana saja tanpa tergantung dari nasi, karbohidrat, gandum dan lain lain. Masuk akal kan bila dalam KFLS ini kita bisa survive / hidup dengan tidak makan karbohidrat atau Gula?
Kondisi ketosis membuat batasan atau Treshold stress resistance meningkat . Hal ini terjadi karena tubuh terkoordinasi oleh Otak sehingga otak dapat melihat Gudangnya energi yaitu Body Fat atau lemak tubuh sebagai sumber energi tubuh. Meskipun tidak ada asupan atau Push sumber energi dari luar, tubuh kita bisa mencari energi laternatif lain dengan mengenali lemak sebagai bahan bakar mellui Stress System via Sympathetic Nervous dengan nyaman (Tidak Stress/Sympathetic Tone Rendah) untuk menjawab stress tersebut. Melalui sistem ini mempermudah usaha Hormetic (Puasa/Olahraga) untuk menambah Stress Resistance baru (memperlebar Resistance Treshold) melalui upaya tubuh untuk beradaptasi terhadap tantangan stres yang diterima sebelumnya. semua Hormetic baru menjadi Resistansi setelah Recover (Makan, Relax dan tidur). resistansi didapat setelah recover. Tanpa recovery sempurna bukan resistansi yang didapat tetapi malah justru terjadi penurunan Resistansi.

CARA MENURUNKAN BERAT BADAN

Masalah yang sedang anda alami, sebenarnya adalah Insulin Resistance, Bukan yang lain

Bahwa kemudian produksi lemak semakin banyak, dan anda semakin gendut, itu semua hanya sebuah konsekuensi. Begitu juga dengan diabetes, hypertensi, kolesterol tinggi, impotensi, atau stroke. Termasuk miom, kista, penebalan rahim, dan endometriosis. Semuanya hanya akibat dari tertutupnya reseptor sel untuk insulin, sehingga kelebihan glukosa dalam darah tidak dapat masuk ruang bakar sel untuk diubah jadi energi. Karena itu, fokuslah membenahi kondisi sel yang resis terhadap insulin ini. Jika insulin resistancenya membaik, maka dampak-dampak buruk yang terjadi akan membaik secara otomatis. Mungkin anda belum yakin dengan statemen saya barusan. sudah ribuan orang berat badannya turun, diabetes sembuh, fatty liver musnah, jantung prima, atau miom kista bablas. Demikian juga dengan miom, kista, endometriosis. Bahkan tidak sedikit yang hamil setelah sekian tahun tak. punya momongan.

Ada dua hal yang bisa kita lakukan untuk membenahi insulin resistance. Pertama, dengan menurunkan kadar insulin dan gula yang sudah terlanjur ada di dalam tubuh. Jadi enggak cuma sekadar kadar gula di dalam darah saja. Sebab hyperglicemia yang berlangsung lama, akan membuat gula berteberan di setiap bagian tubuh anda. Istilahnya adalah Glycation

Kedua, dengan menekan terjadinya lonjakan gula baru dalam darah. Jadi, sumber-sumber kenaikan glukosa baru akan kita perhatikan. Terlepas apakah lonjakan glukosa itu berasal dari dalam tubuh sendiri, maupun lonjakan glukosa yang datang dari luar.

TURUNKAN INSULIN DAN GULA DARAH

Awalnya saya percaya dengan obat penurun gula darah yang diberikan oleh dokter. Tapi begitu obat itu habis dan gula darah saya naik turun seperti roler coaster, saya berpikir pasti ada sesuatu yang tidak beres. Karena itu saya mencari informasi dengan sangat bersemangat. Saya lalu berpikir, kalau makan sedikit saja gula darah bisa turun, bagaimana kalau tidak makan sama sekali ya? Pasti hasilnya akan jauh lebih efektif. Dan saya tahu, tidak makan sama sekali itu artinya berpuasa. Karena itu, di otak saya saat itu isinya adalah : puasa itu apa, jenis puasa itu apa saja, dan apa saja manfaat yang akan kita dapatkan jika rutin berpuasa. Beruntunglah karena saya menemukan Metode Ketofastosis. Dari mereka, saya tahu beberapa hal penting terkait dengan puasa kaitannya dengan gula darah. +

Pertama, kadar insulin itu berbanding lurus dengan kadar glukosa. Kalau glukosa tinggi dan melonjak, maka insulin akan diproduksi dan otomatis ikut melonjak. Kecuali bagi orang diabetes tipe 1 yang pankreasnya tak bisa memproduksi insulin. Atau yang diabetes tipe 2 akut, dengan tubuh yang sudah mengurus secara drastis, akibat pankreasnya mulai tak optimal memproduksi insulin. Nah, pada saat kita berpuasa, maka otomatis tubuh tidak mendapat makanan. Karena itu, tak ada lonjakan gula darah. Maka liver, otot, dan sel-sel yang belum resisten, akan membakar gula yang ada dalam darah. Otomatis kadar gula darah akan turun. Dan implikasinya, kadar insulin juga akan turun. Maka lambat laun, sel-sel yang resisten terhadap insulin akan semakin membaik. Kedua, dengan berpuasa maka tubuh akan mengalami defisit glukosa, sehingga tubuh akan mencari sumber bahan bakar lain. Dan jika ditreatment dengan benar, maka lemak badan adalah salah satu cadangan bahan bakar yang jumlahnya sangat melimpah. Saya pun akhirnya memahami bagaimana treatment agar lemak badan bisa diubah jadi energi.

Sebenarnya masih banyak sekali manfaat lain dari puasa. Kalau ditulis semua, nanti terlalu panjang. Jadi mending nanti anda merasakan sendiri manfaatnya.

KENDALIKAN LONJAKAN GULA DARAH

Masih ingatkan saya pernah bilang bahwa lonjakan gula darah bisa terjadi oleh faktor internal dan eksternal? Kalau lupa, ya saya ingatkan kembali. Faktor internal disebut sebagai Endogenous Glucose. Penyebabnya adalah lonjakan Hormon Cortisol, atau hormon stress. Hormon ini akan meningkat saat anda begadang atau stress. Dan saat Cortisol meningkat, maka liver akan mengubah protein dan sedikit lemak menjadi glukosa, lewat proses GlucoNeogenesis. Selain melonjakkan gula darah, tingginya cortisol juga selalu diikuti dengan naiknya Hormon Grelyn. Inilah adalah hormon lapar.

Jadi wajar saja, kalau anda begadang atau stress, bawaanya selalu kepengen makan. Kecuali kalau anda stressnya karena enggak punya uang untuk beli makan hahaha. Faktor eksternal kenaikan gula darah disebut eksogenous glucose. Karena dari luar, ya pemicunya adalah apa yang kita makan dan minum.

Semua makanan yang mengandung makronutrisi protein, lemak, dan karbohidrat pasti akan naikin gula darah. Bedanya, ada yang kenaikan gula darahnya instan dan cepat, ada yang lambat. Bedanya, ada yang kenaikan gula darahnya tinggi, ada juga yang sedang dan kecil. Karena itu penting bagi anda untuk paham mana jenis makanan yang paling naikin gula darah, dan mana yang paling sedikit. Dan itu enggak akan anda dapatkan di bangku sekolah, bahkan kuliah kedokteran sekali pun.

Tapi tenang, anda akan mendapatkannya di kelas ini secara murah meriah. Asal anda mau sabar. Ikuti program DSTO. Hubungi 081329919292

IRAMA SIRKADIAN TUBUH

IRAMA SIKARDIAN TUBUH

Tahukah kamu jika setiap harinya dalam kurun waktu 24 jam, tubuh kita mengalami suatu pola yang dikenal nama ritme sirkadian? Istilah ini merujuk pada jam biologis tubuh beroperasi dalam kapasitas tertentu yang optimal sesuai dengan fungsinya masing-masing. Adanya ritme sirkadian ini berguna untuk menjaga keseimbangan tubuh, agar senantiasa berada dalam kondisi yang prima untuk menjalankan aktivitas dengan lancar setia harinya

Ada 3 fase Siklus Sirkadian

1. Siklus Pembuangan

Antara jam 04.00 s/d 12.00

Waktu  ini adalah waktu yang tepat untuk pembuangan sesuatu dari dalam tubuh kita.

Contoh: BAB, BAK, Pembuangan energi ( Olahraga, Aktifitas fisik, Bekerja dan lain lain)

Mulai jam 04.00 hormon kortisol mulai naik. Hormon ini yang memicu manusia untuk melakukan aktifitas fisik. Kalau jaman nenek moyang, waktu ini digunakan untuk berburu mencari makan. Jaman dahulu tidak ada kulkas, tidak ada warung makan dan tidak ada go food. Jadi harus mencari dulu baru bisa makan.

Pola ini yang akan kita tiru.

2. Siklus Pencernaan

Antara jam 12.00 s/d 20.00

Waktu  ini adalah waktu yang tepat untuk asupan nutrisi dari luar atau waktu yang tepat untuk makan. Hormon kortisol mulai turun pada jam 15.00. Artinya fase ini adalah fase tubuh untuk makan. Orang jaman dahulu melakukan aktifitas makan pada jam ini ketika sudah ada hewan buruan.

3. Fase penyerapan

Antara jam 20.00 – 04.00

Adalah waktu yang tepat untuk penyerapan nutrisi, waktu yang tepat untuk istirahat. Fase ini hormon Melatonin ( Hormon ketenangan) mulai naik.

Waktu ini terjadi penyerapan Nutrisi. Sistem pencernaan diupayakan beristirahat supaya penyerapan bisa sempurna.

Fase ini terjadi regenerasi sel yang telah rusak atau mati. Sel kita terdiri dari sekitar 60 triliyun. Setiap hari ada 1 Triliyun sel mati. Proses pergantian sel terjadi pada waktu tidur terutama di fase ini.

Kalau kita kurang tidur maka pergantian sel tidak maksimal maka terjadi penuaan dini dan gampang sakit.

Jadi Tidur ini sangat penting ya. Jangan sepelekan tidur. Tidur memperbaiki sel sel tubuh.

Bagi anda yang ingin membangun otot seperti Ade rai. Maka anda harus tidur cukup. Karena saat olahraga terjadi kerusakan sel otot. Lalu sel yang rusak tersebut akan diganti dengan mebentuk sel baru yang lebih berkualitas. Proses pembentukan sel otot baru terjadi di fase ini.

Hikmah dari Siklus sirkadian ini adalah:

-Tidur yang bagus antara 6 – 8 jam

-Harus sudah tidur sebelum jam 22.00

– Jangan Begadang

– Intermiten Fasting ( tidak makan antara jam 20.00 – 12.00)

– Rajin Puasa

Mengenai desain waktu (design timing) sistem biologi manusia thd puasa dan makannya. Jadi circadian rhythm itu mengacu ke Light-Dark Cycle atau Terang – Gelap dunia. Sensor nya di SCN ( Supra Chiasmatic Nerve) di hypothalamus otak.  Mudahnya mengontrol siklus perintah hormonal setiap hari pada manusia utk Support kondisi manusia selama 24 jam. Tapi kita melihatnya agar tidak burem / bingung , jangan mengacu ke pola modern yaa.

Kita lihat design biology utk manusia sejak awal masa saat ditaruh di muka bumi. yang belum seperti sekarang  dgn design alam bebas dan liar. baru akan jelas/clear sinkronisasi nya. jadi light-dark cyle ( siklus Siang malam) memicu perintah hormonal dari Otak, utk mempersiapkan manusia sejak pagi hari, utk bergerak mencari makan. bukan beli makanan atau masak makanan dari kulkas.Jadi tubuh harus siapkan manusia untuk aktivitas atau bergerak.

Dan nantinya saat hari sudah  gelap, tubuh juga harus mempersiapkan manusia utk masuk ke kondisi Istirahat dan dikontrol lewat hypothalamus otak jugathd respon gelap dari mata.

Kontrol ini dilakukan oleh hormon Cortisol dan Melatonin

Jadi dipagi hari manusia dibangunkan dgn peningkatan Cortisol sbg hormon stress utk kebutuhan energy dengan tujuan agar cortisol mempersiapkan energi utk dipakai bangun, bergerak dan mencari makan

jadi dimasa lalu konsep Tenaga (energi) bagi manusia tidak spt saat ini yang mengacu ke makanan utk bisa bertenaga dan bergerak. Makanan di masa lalu adalah Reward dari Effort yang dilakukan lebih dulu.  kalau konsep sekarang Reward dulu baru bisa melakukan Effort (itupun kalau benar2 mau effort secara fisik)

jadi kita lihat bagaimana sistem  ditubuh manusia melakukan semua ini diotak, sistem syaraf kita mengontrol berbagai organ yang dapat menjadi petunjuk mengenai pola hidup manusia

kontrolnya adalah Autonomic Nervous System (ANS).

kontrol ini terbagi 2

1. Divisi Sympathetic (Fight or Flight) ( SNS)

2.Divisi Parasympathetic (Rest & Digest) (PNS)

efek tiap divisi ini keberbagai organ ditubuh adalah sbb

Autonomic Nervous System (ANS) ini berhubungan dgn kordinasi di Hypothalamus Pituitary Adrenal Axis atau disebut HPA Axis

HPA Axis ini dikontrol oleh Siklus Sirkadian pada manusia via SCN dan memberikan pola kapan cortisol naik dan turun, dan kapan melatonin naik dan turun

Jadi HPA Axis menjadi representasi dari pengaturan Circadian Rythm pada manusia via kontrol thd produksi hormon cortisol

cortisol adalah hormon stress (demand energy)

itu sebabnya sinkronisasi dgn Demand Energy terhadap Autonomic Nervous System (ANS) adalah via kordinasinya dgn Sympathetic Nervous System (SNS)

Jadi designnya cortisol akan menjadi hormon yang memodulasi kenaikan Gluconeogenesis di Liver utk memproduksi Glukosa. Namun dengan catatan tidak boleh ada Kompetisi thd Glukosa yang dihasilkan dari Gluconeogenesis nya.

sehingga cortisol (glucocorticoids) atau dalam bentuk farmakologinya adalah kelas Steroid, bertugas menekan aktivitas sel sel immune yang Inflammatory

Jadi aktivitas sistem immune dgn Metabolic Profile yang EFFECTOR harus di turunkan

jadi efek farmakologi dari steroid, juga sama menaikkan Gluconeogenesis (di Liver) dan Menekan Inflammatory Response pada sel2 immune manusia.

Itu circadian rythm dari HPA Axis nya. lalu circadian rythm dari ANS nya akan mengaktifkan Sympathetic Nervous System (SNS) yang bekerja via Nor-Epinephrine dan Epinephrine (Adrenaline). Dimana Norepinephrine bekerja secara langsung via sistem syaraf nya, sedangkan Epinephrine di translasikan lebih dulu di Adrenal Medulla utk hasilkan Adrenaline. Jadi sejak pagi hari, desain manusia  bukanlah utk Sarapan (makan) krn SNS akan menghambat aktivitas pencernaan manusia (digestive system) mulai dari penurunan saliva, penurunan peristaltik, penghambatan pelepasan bile (asam empedu) hingga hambat pergerakan colon nya utk mendorong feses. Jadi desain utk sumber energi dipagi hari bersifat Endocentric alias mengandalkan Stok didalam tubuh dan akan dilepas dgn modulasi dari SNS via nor-epinephrine dan adrenaline utk jumlah yang dilepas (by Demand / Demand Driven). Efek dari modulasi SNS ini utk sediakan bahan baku utk Energi nya saat dikondisi tanpa makanan (mencari makanan) dan harus bergerak (aktif fisik) maka SNS dgn command via Norepinephrine akan memicu peningkatan aktivitas HSL (Hormon Sensitive Lipase) di mana HSL bertugas utk memotong cadangan Triglyceride di dalam Lipid Droplet sel Adipocytes (Adipose tissue) utk dilepas menjadi Glycerol dan Free Fatty Acids (FFA)

FFA akan menjadi bahan baku utama utk sumber energi seluruh sel2 ditubuh, kecuali Otak, krn utk mensuplai FFA ke otak, terhalang oleh Blood Brain Barrier di Otak

FFA akan digunakan oleh skeletal muscle sbg bahan bakar utk bergerak (aktivitas locomotor)

dan Cortisol dari HPA Axis, yang memodulasi Liver utk Gluconeogenesis butuh bahan baku utk buat Glukosa nya. itu sebabnya Glycerol yang terlepas dari adipose tissue tadi, akan langsung dikirim ke Liver sbg bahan baku Gluconeogenesis nya dimana Glukosa masih dibutuhkan oleh sel2 ditubuh yang tidak punya mitochondria (utk beta-oxidation FFA) shg mengandalkan utilisasi Glukosa secara partial spt contohnya sel darah merah yang gunakan glukosa dan hasilkan Lactate, dan Lactate akan dirubah kembali menjadi Glukosa di Liver (Cori Cycle) spt penjelasanku sebelumnya kemarin Biaya utk rubah Lactate menjadi Glukosa di Liver via Gluconeogenesis. ditanggung oleh ATP dari beta-oxidation thd FFA yang dikirim dari adipose tissue ke Liver dan krn FFA dilepas dalam jumlah besar, maka kelebihan substrate Acetyl CoA yang dihasilkannya turut dirubah menjadi Ketone via Ketogenesis di Mitochondria Hepatocytes.

maka dengan demikian Otak yang sebelumnya tidak bisa pakai FFA secara langsung, akibat terhambat Blood Brain Barrier, kini bisa menikmati FFA yang dilepas dari Adipose tissue, via Translasi nya lebih dulu di Liver (Ketogenesis)

maka sistem antagonis nya yaitu Parasympathetic Nervous System (PNS) akan meningkat, dan mempersiapkan manusia utk siap mencerna (Digest) dan Istirahat (Resting)

75% – 80% kontrol dari PNS terletak di Digestive System berikut Secretion System nya.  Hal ini dilakukan via Vagus Nerve yang direct menghubungkan Otak dgn sistem pencernaan manusia. Sekitar 20%-25% dari kontrol PNS, adalah ke organ2 lain yang dikontrol pula oleh SNS dan PNS berfungsi sbg Negative Regulator dari kerja SNS, sehingga outputnya bisa Balance (tidak berlebihan/Fine Tuning). jadi saat cortisol mulai turun bersama kontrol SNS nya, maka PNS mulai aktif dan sistem ini dilihat dari circadian rythm pada cortisol, akan mulai maximal stl jam 3 sore (cortisol mulai turun) dari Engineering Point of View kelihatan semua Pola Hidup Manusia Normal nya bagaimana  dgn support system dari SCN (circadian), HPA Axis (Cortisol-melatonin), ANS (sympathetic – parasympathetic) shg meningkatkan kualitas tidur manusia saat PNS aktif maka Gluconeogenesis di Liver Justru Turun karena Liver tidak lagi perlu hasilkan Glukosa banyak2 via Bahan baku dari dalam tubuh (Glycerol dari Adipocytes).

Makanan yang masuk dan diproses di Lambung (Protein + HCL) akan memberikan substrate Glucogenic Amino Acid yang dibutuhkan utk sumber Glucose nya. dan Bile (asam empedu) akan siap mengemulsikan Lemak dari makanan agar mudah dipotong Lipase di Usus agar bisa terserap dgn mudah (Triglyceride + Lipase = MAG + 2 FFA).

Lemak akan dikirim oleh Chylomicron dari usus via jalur Limpatik, lalu keluar di Thoratic Duct, dan bersirkulasi diseluruh tubuh utk di Uptake oleh sel2 ditubuh (selain Liver)

Lalu Remnant (sisa) dari Chylomicron, yang sdh sedikit kandungan TG nya akan di endocytosis oleh Liver, sebagai Pengguna Lemak paling akhir dari sistem pencernaan

Protein yang telah didenaturasi oleh asam lambung, akan mulai dilepas secara bertahap via Pyloric Sphincter, shg menjaga Glycemic Control secara alami dari penyerapannya oleh bantuan Protease di usus

amino acid yang diserap akan langsung menuju Liver lebih dulu, via Hepatic Portal

dan Di jendela makan sumber energi diliver, akan didominasi oleh metabolisme amino acid ketimbang dari FFA spt sebelumnya saat masih dijendela puasa

unsur BCAA dibypass lebih dulu krn Liver tidak memiliki enzyme utk metabolismenya dan hanya skeletal muscle yang memiliki enzyme utk metabolisme BCAA

namun Glucogenic Amino Acid akan lebih dulu digunakan oleh Liver, sbg bahan baku Gluconeogenesis dijendela makan, dan sisanya dibypass ke sirkulasi darah utk dimanfaatkan oleh sel2 lain ditubuh yang butuh Refill amino acids utk menjaga Ketersediaan Amino Acid Pool didalam tiap sel ditubuh utk fungsi trancription & translation dari DNA

Glucose yang dihasilkan, oleh Liver dari Protein, akan di Uptake oleh skeletal muscle juga utk Replace Glycogen mereka sbg cadangan yang akan khusus digunakan bila butuh energi cepat dikondisi rendah Oksigen (Anaerobic)

sebagian Glucose juga bisa diutilisasi oleh Sel Lemak (Adipocytes) utk ikat kembali FFA dari makanan , dan merefill cadangan Triglyceride di Lipid Droplet nya

karena sel Otot dan Sel lemak hanya bisa Uptake Glukosa via Insulin Response (Glut4)

maka itu sebabnya Protein memicu 2 hormon sekaligus

Glucagon naik utk memicu Gluconeogenesis yang mengubah Glucogenic Amino Acid menjadi Glucose

dan Insulin juga naik, namun tidak setinggi respon thd Karbohidrat. yang akan bantu Uptake Glucose di Sel2 Otot dan Sel Lemak

itulah Engineering View dari pola hidup manusia yang disupport secara Circadian

mulai lihat kenapa design protokol Fasting on Ketosis, aku design spt itu kan 😁

dan utk bisa menselaraskan kembali spt pola ini dari pola makan jaman modern sebelumnya butuh adaptasi

itu sebabnya semakin adaptasi protokol akan menggiring kearah jendela makan yang lebih sempit dan bergeser ke sore hari utk mulai start makannya

artinya semakin adaptasiadalah Aktivasi dari Sympathetic Nervous System tidak lagi Berlebihan spt diawal mulai

Karena SNS dan Cortisol adalah bentuk modulasi dari Demand Energy

semakin adaptasi semakin mudah Memenuhi demand energy ini

artinya tidak butuh kontrol berlebihan dari Cortisol dan SNS

artinya Sel2 ditubuh sudah MUDAH pakai FFA yang dilepas oleh Adipose Tissue

artinya Sel2 ditubuh sudah mulai membaik/bagus Mitochondria nya  sebagai organelle yang bisa mengubah FFA menjadi Energi (ATP) via Beta-Oxidation

artinya. Tuntutan Glukosa utk sumber energi sudah Menurun karena sel2 ditubuh sdh efektif pakai FFA dari adipose tissue dan OTAK sbg pemakai energi terbesar dan harus selalu Konstan sdh bisa memenuhi secara kebutuhannya via utilisasi Ketone dari hasil translasi FFA di Liver

jadi Adaptasi yang menurunkan jumlah Glukosa dari Gluconeogenesis

yang artinya menurunkan modulasi dari SNS dan Cortisol

adalah CERMINAN dari perbaikan di Level Mitochondrial sel2 ditubuh

artinya perbaikan Bioenergetic System di level sel2 tubuh

artinya perbaikan Metabolisme disel2 tubuh

semua terjadi secara Sistemik seiring Adaptasi Ketosis nya

artinya Stress diawal saat tidak makan karbo (sumber Glukosa) dan puasa (tidak ada nutrisi dan andalkan dari dalam)

dimana Stress ini disebut Hormesis

akan hasilkan Mitohormesis yang artinya perbaikan dilevel Mitochondria sel2 ditubuh

itu benang merah dari pola hidup Fasting on Ketosis yang sebenarnya

Memperbaiki kesehatan via perbaikan di Bioenergetic System sel2 ditubuh manusia

Semoga Mudah Dicerna dan Mudah Dipahami 😁😇

jadi sinkronisasinya di cortisol, spt terlihat di gambar ini

jadi Cortisol, Norepinephrine dan Adrenaline sbg signal alami dari tubuh manusia sdh start mensupport manusia sejak jam 4-5 pagi hingga mulai turun kembali di jam 3 sore hingga jam 10 malam

Penurunan Cortisol akan di ikuti oleh penurunan dominasi dari Sympathetic Nervous System  yang mengontrol berbagai organ pada manusia spt digambar ini

dan efek PNS ini, adalah meningkatkan kesiapan Saliva utk mengunyah makanan

menurunkan detak jantung

mempersiapkan sekresi bile (Asam Empedu) utk mengemulsikan Lemak dari makanan

mempersiapkan Asam Lambung utk mencerna Protein dari makanan

juga memdukung sistem reproduksi manusia utk berhubungan intim

melatonin mulai meningkat sejak jam 6 sore dan puncak lompatan modulasinya dijam 9-10 malam