Category: Kesehatan
Pendekatan Terapi Autoimun dengan Ketofastosis
Langkah Langkah melakukan Intermitten fasting
Apa Itu Intermitten Fasting
Terapi gagal ginjal dengan Ketofastosis
Apa itu ketofastosis
gizi seimbang
Hormesis dan Homeostasis Tubuh Manusia
STRESS RESISTENSI DAN HORMESIS PADA KETOFASTOSIS LYFE STYLE ( KFLS )
Stress adalah tekanan atau tantangan yaitu suatu tekanan yang menimpa tubuh baik berupa psikis maupun fisik. Contoh stress adalah Puasa, Olahraga, Aktifitas Fisik, kurang tidur, Tidak makan Gula / Karbohidrat , Adanya Infeksi, Luka, Trauma dan lain lain
Hormesis adalah upaya tubuh untuk meningkatkan / memperkuat kapasitasnya untuk mendapatkan homesotasis ( Keseimbangan) ketika tubuh mendapatkan stress. Contoh tadinya tubuh hanya mampu mengangkat beban 5 kg. Karena suatu hal misal tuntutan dari pekerjaan yang mengharuskan mengangkat beban 10 kg atau lebih maka tubuh akan melakukan adaptasi sehingga akan terasa ringan ketika mengangkat beban 10 kg atau lebih. Upaya tubuh untuk beradaptasi terhadap kemampuan mengangkat beban inilah yang disebut Hormesis
Stress Resisten ( SR ) adalah sejauh mana tubuh dapat menahan stress atau tekanan atau tantangan, Stress ini bisa datang baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh itu sendiri. Semakin tinggi Stress Resisten semakin baik kualitas tubuh untuk menahan stress yang ada. Begitu sebaliknya, semakin rendah Stress Resistens semakin rendah kualitas tubuh menahan tekanan.
Kita dapat meningkatkan SR tubuh. Caranya dengan memberikan stress pada tubuh ini. Kemudian memberikan kesempatan tubuh untuk melakukan recovery sehingga setelah terjadi recovery, tubuh mampu menahan stress ketika tubuh mendapatkan stress yang sama. Kemudian jika kita ingin meningkatkan SR lagi maka kita bisa memberikan beban stress dengan level lebih tinggi dari yang sebelumnya. Maka tubuh akan menjawab stress itu sehingga SR akan meningkat lagi.
Contoh upaya meningkatkan SR adalah yang terjadi pada alit Binaraga. Awalnya Tubuh diberikan stress berupa beban 3 kg. Alit tersebut melakukan olahraga beban 3 kg dengan repetisi terprogram. Saat itulah sel otot mengalami kerusakan atau robekan akibat stress tersebut. Selanjutnya tubuh akan melakukan recovery dengan cara menggantikan sel otot yang rusak tersebut dengan mensintesis sel otot yang baru, yang lebih besar dan yang mampu menahan stress beban 3 kg tersebut. Maka beban 3 kg itu akan terasa ringan ke depannya. Setelah beban 3 kg terasa ringan kemudian sang atlit meningkatkan beban stressnya. Kali ini yang 5 kg. Maka tubuh akan melakukan upaya seperti di atas sehingga sang atlit akan merasa ringan ketika mengangkat beban 5 kg. Demikian seterusnya sehingga sang atlit bisa menahan beban hingga lebih dari 100 kg. Maka terlihat ototnya tampak hipertropi atau membesar.
Lalu apa yang terjadi pada KFLS? Gaya hidup dengan KFLS adalah gaya hidup yang melatih tubuh untuk meningkatkan / memperkuat stress resistensi pada tantangan metabolisme. Hal ini mencontoh gaya hidup Nenek moyang jaman dahulu atau ancestral Lyfe Style.
Dapat dibayangkan pada Jaman dahulu belum ada kulkas sebagai tempat penyimpanan makanan, Belum ada orang menanam padi, jagung, singkong, terigu dll. Belum ada go food, belum ada warung makan belum ada pasar. Ketika Leluhur kita ingin makan maka mereka harus berburu binatang/ ikan untuk dijadikan sumber nutrisi mereka. Mereka berburu dahulu baru siang harinya makan hasil buruannya. Berarti nyaris tidak ada sarapan di jaman dahulu. Alias mereka berpuasa dahulu sejak malam harinya sampai siang hari setelah mendapatkan makanannya.
Selain itu sumber makanan yang tersedia selalu ada di alam manapun adalah binatang. Sedangkan tumbuhan hanya ada di daerah tropis. Di daerah kutub tidak ada karbohidrat yang bisa di makan. Namun mereka tetap survive sampai sekarang. Maka sebenarnya manusia bisa survive bisa hidup dimana saja tanpa tergantung dari nasi, karbohidrat, gandum dan lain lain. Masuk akal kan bila dalam KFLS ini kita bisa survive / hidup dengan tidak makan karbohidrat atau Gula?
Kondisi ketosis membuat batasan atau Treshold stress resistance meningkat . Hal ini terjadi karena tubuh terkoordinasi oleh Otak sehingga otak dapat melihat Gudangnya energi yaitu Body Fat atau lemak tubuh sebagai sumber energi tubuh. Meskipun tidak ada asupan atau Push sumber energi dari luar, tubuh kita bisa mencari energi laternatif lain dengan mengenali lemak sebagai bahan bakar mellui Stress System via Sympathetic Nervous dengan nyaman (Tidak Stress/Sympathetic Tone Rendah) untuk menjawab stress tersebut. Melalui sistem ini mempermudah usaha Hormetic (Puasa/Olahraga) untuk menambah Stress Resistance baru (memperlebar Resistance Treshold) melalui upaya tubuh untuk beradaptasi terhadap tantangan stres yang diterima sebelumnya. semua Hormetic baru menjadi Resistansi setelah Recover (Makan, Relax dan tidur). resistansi didapat setelah recover. Tanpa recovery sempurna bukan resistansi yang didapat tetapi malah justru terjadi penurunan Resistansi.
CARA MENURUNKAN BERAT BADAN
Masalah yang sedang anda alami, sebenarnya adalah Insulin Resistance, Bukan yang lain
Bahwa kemudian produksi lemak semakin banyak, dan anda semakin gendut, itu semua hanya sebuah konsekuensi. Begitu juga dengan diabetes, hypertensi, kolesterol tinggi, impotensi, atau stroke. Termasuk miom, kista, penebalan rahim, dan endometriosis. Semuanya hanya akibat dari tertutupnya reseptor sel untuk insulin, sehingga kelebihan glukosa dalam darah tidak dapat masuk ruang bakar sel untuk diubah jadi energi. Karena itu, fokuslah membenahi kondisi sel yang resis terhadap insulin ini. Jika insulin resistancenya membaik, maka dampak-dampak buruk yang terjadi akan membaik secara otomatis. Mungkin anda belum yakin dengan statemen saya barusan. sudah ribuan orang berat badannya turun, diabetes sembuh, fatty liver musnah, jantung prima, atau miom kista bablas. Demikian juga dengan miom, kista, endometriosis. Bahkan tidak sedikit yang hamil setelah sekian tahun tak. punya momongan.
Ada dua hal yang bisa kita lakukan untuk membenahi insulin resistance. Pertama, dengan menurunkan kadar insulin dan gula yang sudah terlanjur ada di dalam tubuh. Jadi enggak cuma sekadar kadar gula di dalam darah saja. Sebab hyperglicemia yang berlangsung lama, akan membuat gula berteberan di setiap bagian tubuh anda. Istilahnya adalah Glycation
Kedua, dengan menekan terjadinya lonjakan gula baru dalam darah. Jadi, sumber-sumber kenaikan glukosa baru akan kita perhatikan. Terlepas apakah lonjakan glukosa itu berasal dari dalam tubuh sendiri, maupun lonjakan glukosa yang datang dari luar.
TURUNKAN INSULIN DAN GULA DARAH
Awalnya saya percaya dengan obat penurun gula darah yang diberikan oleh dokter. Tapi begitu obat itu habis dan gula darah saya naik turun seperti roler coaster, saya berpikir pasti ada sesuatu yang tidak beres. Karena itu saya mencari informasi dengan sangat bersemangat. Saya lalu berpikir, kalau makan sedikit saja gula darah bisa turun, bagaimana kalau tidak makan sama sekali ya? Pasti hasilnya akan jauh lebih efektif. Dan saya tahu, tidak makan sama sekali itu artinya berpuasa. Karena itu, di otak saya saat itu isinya adalah : puasa itu apa, jenis puasa itu apa saja, dan apa saja manfaat yang akan kita dapatkan jika rutin berpuasa. Beruntunglah karena saya menemukan Metode Ketofastosis. Dari mereka, saya tahu beberapa hal penting terkait dengan puasa kaitannya dengan gula darah. +
Pertama, kadar insulin itu berbanding lurus dengan kadar glukosa. Kalau glukosa tinggi dan melonjak, maka insulin akan diproduksi dan otomatis ikut melonjak. Kecuali bagi orang diabetes tipe 1 yang pankreasnya tak bisa memproduksi insulin. Atau yang diabetes tipe 2 akut, dengan tubuh yang sudah mengurus secara drastis, akibat pankreasnya mulai tak optimal memproduksi insulin. Nah, pada saat kita berpuasa, maka otomatis tubuh tidak mendapat makanan. Karena itu, tak ada lonjakan gula darah. Maka liver, otot, dan sel-sel yang belum resisten, akan membakar gula yang ada dalam darah. Otomatis kadar gula darah akan turun. Dan implikasinya, kadar insulin juga akan turun. Maka lambat laun, sel-sel yang resisten terhadap insulin akan semakin membaik. Kedua, dengan berpuasa maka tubuh akan mengalami defisit glukosa, sehingga tubuh akan mencari sumber bahan bakar lain. Dan jika ditreatment dengan benar, maka lemak badan adalah salah satu cadangan bahan bakar yang jumlahnya sangat melimpah. Saya pun akhirnya memahami bagaimana treatment agar lemak badan bisa diubah jadi energi.
Sebenarnya masih banyak sekali manfaat lain dari puasa. Kalau ditulis semua, nanti terlalu panjang. Jadi mending nanti anda merasakan sendiri manfaatnya.
KENDALIKAN LONJAKAN GULA DARAH
Masih ingatkan saya pernah bilang bahwa lonjakan gula darah bisa terjadi oleh faktor internal dan eksternal? Kalau lupa, ya saya ingatkan kembali. Faktor internal disebut sebagai Endogenous Glucose. Penyebabnya adalah lonjakan Hormon Cortisol, atau hormon stress. Hormon ini akan meningkat saat anda begadang atau stress. Dan saat Cortisol meningkat, maka liver akan mengubah protein dan sedikit lemak menjadi glukosa, lewat proses GlucoNeogenesis. Selain melonjakkan gula darah, tingginya cortisol juga selalu diikuti dengan naiknya Hormon Grelyn. Inilah adalah hormon lapar.
Jadi wajar saja, kalau anda begadang atau stress, bawaanya selalu kepengen makan. Kecuali kalau anda stressnya karena enggak punya uang untuk beli makan hahaha. Faktor eksternal kenaikan gula darah disebut eksogenous glucose. Karena dari luar, ya pemicunya adalah apa yang kita makan dan minum.
Semua makanan yang mengandung makronutrisi protein, lemak, dan karbohidrat pasti akan naikin gula darah. Bedanya, ada yang kenaikan gula darahnya instan dan cepat, ada yang lambat. Bedanya, ada yang kenaikan gula darahnya tinggi, ada juga yang sedang dan kecil. Karena itu penting bagi anda untuk paham mana jenis makanan yang paling naikin gula darah, dan mana yang paling sedikit. Dan itu enggak akan anda dapatkan di bangku sekolah, bahkan kuliah kedokteran sekali pun.
Tapi tenang, anda akan mendapatkannya di kelas ini secara murah meriah. Asal anda mau sabar. Ikuti program DSTO. Hubungi 081329919292
Kanker Sembuh Dengan Ketofastosis
Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh . Sel abnormal tersebut terus membelah diri beranak pinak tidak terkendali. Pertumbuhan sel abnormal ini dapat merusak sel normal di sekitarnya dan di bagian tubuh yang lain.
Apa ciri ciri sel kanker itu? Ciri ciri sel kanker adalah
1. Selalu berproliferasi atau membelah diri beranak pinak
2. Mampu menghindari dari sel Imun
3. Menghindari Penahan pertumbuhan sel
4. Mampu mngembang replikasi tanpa batas. Ibaratnya memeiliki kemampuan menjadi sel yang tidak bisa mati
5.bisa bertindak sebagai sel yang terluka atau sel yang memicu inflamasi
6. Dapat menginvasi ke segala arah. Sel sekitarnya bisa menjadi kanker jg / metastasis.
7. Memicu pertumbuhan pembuluh darah ke arah lokasi tumor.
8. Mutasi gen gen. Gen menjadi tidak stabil
9. Menolak sel bunuh dari/apoptosis. Pada keadaan normal,Seharusnya sel rusak itu melakukan proses bunuh diri.
10. Nutrisi dari luar bisa diregulasi untuk mendukung pertumbuhan tumor.
Penyebab kanker adalah karena terjadinya mutasi pada genetik sel. Bisa karena peradangan virus atau kuman lain, radikal bebas, Resisten insulin, Penurunan ATP, Kekurangan Oksigen, Low grade inflamasi karena gula tinggi, radiasi , paparan zat kimia dan lain lain. Gangguan tersebut menyebabkan kerusakan pada mitokondria sel sehingga menyebabkan efek retrograde signaling dan menyebabkan kerusakan / mutasi pada DNA di inti sel .
Mutasi DNA ini menyebabkan stabilnya HIF 1a sehingga sel tersebut merubah metabolismenya menjadi metabolisme aerobik glikolisis terus menerus atau yang disebut efek Warburg. Yaitu metabolisme sel yang selalu menyediakan energinya melalui glikolisis yang hanya menghasilkan 2 ATP tanpa mau menruskan ke reaksi ke siklus asam sitrat dan oksidasi fosforilasi. Hal ini dimaksudakan agar sel tersebut bisa membelokkan glukosa ke jalur biosintesis DNA / RNA, sintesi lemak untuk membran sel tumor an sistesis serin untuk protein tumor.
Hal tersebut terungkap Pada tahun 1924, Seorang ilmuwan bernama Otto Warburg menemukan bahwa tumor ini berkaitan dengan gula. Sel tumor sangat menyukai gula. Karena gula tersebut dijadikan sebagai substrat untuk beranak pinaknya tumor. Maka pada pemeriksaan Positron Emision Tomography (PET Scan) akan didapatkan pada lokasi tumor tampak menyala karena ada banyak gula disana. Pada PET Scan ini menggunakan substart gula yang sudah dimodifikasi dengan menambahkan floor supaya tampak menyala. Substart tersebut namanya Fluoro Duo DeoxyGlucose ( FDG).
Pada sel yang normal, Metabolismenya adalah metabolisme glikolisis dilanjutkan dengan siklus kreb dan oksidasi fosforilasi dengan menggunakan oksigen sehingga menghasilkan 36 ATP. Sedangkan pada sel tumor hanya menggunakan glikolisis saja. Tidak mau melanjutkan ke jalur oksidasi fosforilasi. Mengapa begitu? Karena substrat pada glikolisis ini bisa dibelokkan ke jalur pembentukan makronutri untuk keperluan pembentukan sel sel tumor baru. Yaitu jalur pentos phospat pathway untuk pembentukan DNA RNA. Jalur Serine untuk pembentukan proteinnya. Dan jalur DHAP untuk menuju pembentukan lemak yang digunakan sebagai membran sel tumor tersebut.
Jadi kunci terjadinya proses beranak pinaknya tumor adalah karena banyak gula. Gula ini bisa berasal dari asupan gula dari luar ( makanan) atau karena gula dari glkoneogenesis ( Stres Sistem) atau gula yang berasal dari pemecahan lemak tubuh. Tetapi proses pengambilan dari lemak membutuhkan glutamin ( ada di daging merah).
Maka cara untuk mencegah berkembangnya tumor adalah
1. Stop Gula Karbohidrat dan turunannya
2.Hindari daging Merah untuk mencegah glutamin
3. Hindari stress agar tidak terjadi gluoneogenesis berlebihan
4. Konsumsi teh hijau. Karena ada kandungan EGCG untuk mencegah rontoknya protein yang akan dijadikansebagai bahan pembuat tumor.
Ketika kita bisa menghentikan konsumsi gula karbohidrat maka otomatis proses pembelahan sel tumor pun akan terhambat. Sedangkan ganasnya sel tumor itu disebabkan karena cepatnya sel tumor tersebut membelah diri beranak pinak. Jika sel tumor sudah berhenti membelah diri ya berarti sudah aman tidak ganas lagi.
